Selamat Datang Di AgentPools.com logo-182-x-73-2

Home / Berita Ragam / Gara-Gara Diminta Tes Keperawanan , Gadis Cantik Ini Milih Bunuh Diri
Gara-Gara Diminta Tes Keperawanan , Gadis Cantik Ini Milih Bunuh Diri

Gara-Gara Diminta Tes Keperawanan , Gadis Cantik Ini Milih Bunuh Diri

Seorang pria di Tajikistan telah dituduh melakukan bunuh diri setelah dia memaksa istrinya berulang kali untuk menguji keperawanan.

Namun, berulang-ulang sang suami tidak mempercayai hasil tes keperawanan dan bahkan menginginkan istri kedua.

Akibatnya, Rajabbi Kurshed (18) mengkonsumsi cuka dalam dosis mematikan 40 hari setelah dia menikahi Zafar Pirov (24).

Keluarga Rajabbi mengatakan bahwa Pirov menginginkan istri kedua setelah dia menolak untuk percaya bahwa istrinya masih perawan setelah melakukan sejumlah tes.

Meskipun sebelum pernikahan Rajabbi telah lulus uji keperawanan yang diminta oleh pemerintah Tajik, Pirov mengakui bahwa dia meminta istrinya untuk melakukan dua tes lagi.

Hasil kedua tes itu sama, bahwa Rajabbi masih perawan. Namun Pirov tidak percaya hasil tesnya.

Keluarga Rajabbi, yang merancang pernikahan tersebut, mengatakan kepada Radio Free Europe, mengatakan bahwa sang putri sebelum kematiannya mengatakan bahwa dia dipaksa untuk memenuhi keinginan suaminya untuk mencari istri kedua.

Namun, Pirov, yang menghadapi hukuman delapan tahun penjara jika terbukti menjadi penyebab kematian istrinya, mengatakan bahwa Rajabbi telah mengizinkannya untuk menikah lagi.

“Istri saya memberikan pernyataan tertulis bahwa dia mengizinkan saya mencari istri kedua karena dia belum perawan saat kami menikah,” kata Pirov.

Ibu Rajabbi Khurshed, Fazila Mirzoeva mengatakan bahwa putrinya adalah korban kekerasan dan dia tidak pernah memiliki kekasih atau seks dengan seseorang.

Fazila menambahkan, Rajabbi juga dipaksa keluar sekolah untuk membantu merawat kedua adiknya yang memiliki kebutuhan khusus.

Fazila, yang berasal dari desa Chorbogh, sekarang meminta Presiden Tajikistan Emomali Rahmon untuk membantu.

Uji keperawanan pra-perkawinan umum terjadi di Tajikistan dimana seks di luar nikah tidak dapat diterima secara sosial.

Sejak tahun 2015, pemerintah Tajikistan mewajibkan pasangan menikah untuk menjalani pemeriksaan medis untuk mencegah perkawinan antar keluarga.

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Leave a Reply

Your email address will not be published.