Selamat Datang Di AgentPools.com logo-182-x-73-2

Home / Bercinta / Kakek Tua Masih Hebat, Buktinya Ngejos Abg Sampai Hamil
Kakek-Tua-Masih-Hebat,-Buktinya-Ngejos-Abg-Sampai-Hamil

Kakek Tua Masih Hebat, Buktinya Ngejos Abg Sampai Hamil

Kadek Darma, seorang kakek berusia 60 tahun, dilaporkan ke Pupuan, Tabanan karena menduga Ngejos N L E (15) siswa SMP sampai hamil. Orangtua N L E, Kadek Suarnata (43) yang melaporkan tindakan korup Kadek Darma kepada Polisi Pupuan, Rabu (2/8), karena mereka tidak menerima anaknya terganggu oleh kakek Kadek Darma.

Informasi yang dikumpulkan menyebutkan. Pada hari Minggu (30/7), sekitar pukul 11.00 WIB, pihak pelapor dipanggil oleh orang tuanya, I Nyoman Kariasa, yang mengatakan bahwa anak pelapor tersebut sedang hamil. Tapi reporter itu tidak percaya, dan kemudian reporter tersebut meminta orang tuanya untuk membawa anak pelapor tersebut ke Denpasar. Pada hari Senin (31/7) anak pelapor tersebut diajak ke Denpasar. Begitu di Denpasar reporter mengajak anaknya untuk diperiksa di bidan Mona di Tohpati.

Dari hasil pemeriksaan ternyata positif melaporkan anak hamil. Mengetahui anaknya adalah reporter hamil bertanya kepada anaknya, yang telah diresapi dan pelapor mendapat jawaban bahwa tetangganya bernama Pak Kadek Darma yang telah diresapi. Jangan terima akan disetubui dan hamil, reporter kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pupuan Polsek.

Kapolsek Pupuan, AKP IB Mahendra, membenarkan secara terpisah membenarkan adanya laporan tersebut. Dia menyebutkan jika polisi melapor dengan nomor: LP / 13 / VIII / 2017 / Bali / Res Tbn / Sekppn, diterima pada tanggal 2 Agustus 2017. Dan pada laporan tersebut, kemudian dilaporkan kepada yang dilaporkan. “Dan mulai hari ini (kemarin, Red) pelaku kita pegang Mapolse Pupuan,” katanya Kamis (3/8/2017).

Dia menjelaskan, menurut pengakuan yang dilaporkan, korban yang dilaporkan dilaporkan berada di rumah korban korban setelah korban dari sekolah tempat saat itu rumah korban sepi karena kakeknya tidak di rumah. “Terlapor mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan korban tiga kali, dan menurut dugaan awal bidan, kehamilan korban sekitar 6 bulan, namun hasil yang lebih pasti hari ini (kemarin, Red) diperiksa oleh dokter kandungan, ” dia berkata.

AKP Mahendra menambahkan, reporter tersebut juga memikat korban dengan sejumlah uang untuk memenuhi keinginan buruknya, hanya korban pertama yang mengaku telah dipaksa oleh yang dilaporkan. Tapi jumlahnya memberikan versi yang berbeda antara pengakuan korban dan dilaporkan. “Jumlah uang yang diberikan versi berbeda, korban bilang diberi uang Rp 5.000 sedangkan pelaku mengatakan Rp 50.000,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap yang dilaporkan, dalam kasus ini dilaporkan dicurigai Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman 5 sampai 15 tahun penjara.

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Leave a Reply

Your email address will not be published.