Selamat Datang Di AgentPools.com logo-182-x-73-2

Home / Unik / Suami Naik Pesawat ke Jakarta, Istri Malah” Dinaiki ” Tetangga
Suami Naik Pesawat ke Jakarta, Istri Malah" Dinaiki " Tetangga

Suami Naik Pesawat ke Jakarta, Istri Malah” Dinaiki ” Tetangga

 Suami Naik Pesawat ke Jakarta, Istri Malah" Dinaiki " Tetangga
Jocil (nama samaran) pria berusia 34tahun dari Percut Sei Tuan ini sangat aneh. Naik tangga aja takut, tetapi naiki istri tetangga malah berani banget. Tetapi gara-gara keberaniannya tersebut ia harus babak belur, karena dihajar para warga.

Dalam ilmu kejiwa di kenal dengan istilah Acrophobia, yaitu orang yang takut ketinggian. Berdiri ditempat tinggi, ia jadi singunen takut bilamana jatuh. Maka bagi penderita ini, jangan lah menjadi pemanjat kelapa, karena akan tersiksa karenanya. Donjuan yang tinggal di Percut Sei Tuan, rupanya juga penderita Acrophobia. Gara-gara penyakit tersebut, ia tidak berani memanjat tangga hanya untuk membetulkan genting bocor dirumahnya. Apa lagi memanjat pohon untuk menguduh mangga atau rambutan.

Unik nya, sementara naik tangga aja tidak berani, ia justru bercita-cita bisa menaiki istri tetangga, Ita(nama asal samaran) berusia 20tahun, yang memang seksi menggiurkan. Dalam pikirannya selalu terjadi perang batin. Mana yang lebih penting, antara moral dengan alat vital? Demi moral dan etika bertetangga, ia musti hidup yang lurus-lurus saja. Tetapi jika demi alat vital, masak ada tetangga cantik lagi nganggur, kenapa harus dibiarkan saja?

Sebenarnya Jocil yang perjaka tua, sudah lama jatuh cinta kepada Ita. Tetapi untuk mendeklarasikan cintanya tak berani. Disamping status diri nya yang berpenghasilan tidak menentu, Ita sendiri sudah berstatus istri orang. Secara etika, ini tidak baik bila memaksakan kehendak, nyosor sembarang tempat. Ungkapan lama mengatakan, kalau mau berak janganlah dikampung sendiri. Gara-gara pertimbangan moral, Jocil harus meredam aspirasi alat vital. Awalnya memang bisa, tetapi lama-lama tidak mampu juga. Maklumlah, apabila melihat Ita belanja diwarung sebelah, ukuran celana mendadak berubah.

Si “entong” mendesak-desak, minta aspirasi nya di tampung dan di salurkan, tetapi Jocil selalu menolak dengan alasan situasinya tidak mengizinkan.

Ita yang siang malam dikenang Jocil, sama sekali juga tidak mengetahui gejala cinta terpendam sang tetangga, karena si perjaka tua itu masih mampu mengendalikan diri. Jadi sikapnya kepada Jocil selama ini ya biasa-biasa saja. Padahal bagi pihak terkait macam Jocil, senyum dan lirikan mata Ita mengandung sejuta makna.

Belum lama ini Jaka(lagi-lagi disamarkan) pria berusia 25tahun, suami Ita dapat pekerjaan ke Jakarta, sehingga untuk sementara waktu istri ditinggalkannya. Nah, di sinilah Jocil merasa bahwa peluangnya telah tiba. Mumpung sedang ada barang nganggur, kenapa tak dimanfaatkan? Bukankah Komisi III DPR juga selalu menganjurkan, daripada bangun gedung baru, sebaiknya KPK menggunakan gedung pemerintah yang nganggur saja.

Jocil yang selama ini dengan sengaja selalu membentengi nafsunya atas diri Ita, Saat ini mulai dilepas. Menjelang subuh, dikala Ita di rumah sendirian, ia segera masuk ke kamarnya dan main sergap, hip! Ita mencoba meronta, tetapi karena di paksa dan di ancam, akhirnya dengan leluasa Jocil berhasil melampiaskan gairah dan cintanya yang terpendam selama ini. “Jangan bilang suamimu, jika tidak mau celaka,” ancam Jocil.

Tetapi rupanya Ita tidaklah takut. Saat Jocil tetangganya itu keluar kamar, ia langsung berteriak, maling, maling! Tidak ayal warga yang siap-siap ke mesjid, ramai-ramai menangkapnya. Tau bahwa Jocil habis memperkosa istri orang, langsung di gebuki. Dalam kondisi wajah simpang siur barulah perjaka tua itu diserahkan ke polisi.

Muda tidak bahagia, jadi perjaka tua banyak bikin dosa, akhirnya masuk penjara *HAHAHA …..

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Leave a Reply

Your email address will not be published.